Selasa, 26 Juli 2011

Telkom-3 Satelit Segera Diluncurkan



Ilustrasi: Peta Satelit Jepang 
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan segera meluncurkan Satelit Telkom 3. Satelit ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan layanan data di daerah teresterial yang sulit dijangkau.

"Satelit Telkom-3 akan memperkuat jaringan dengan mengatasi kebutuhan saluran yang belum terjangkau jaringan teresterial serat optik," ujar Eddy Kurnia, Head of Corporate Communication Telkom dalam keterangannya yang dikutip di acara sharing session Satelit Telkom 3 dengan para pengguna layanan Satelit Telkom di Jakarta, Kamis 24 Maret 2011.

Eddy menjelaskan, proyek Satelit Telkom-3 yang bernilai total sekitar US$200 juta atau setara Rp1,7 triliun itu saat ini tengah dibuat di pabrik satelit ISS-Reshetnev Rusia dengan sub sistem komunikasi yang dibuat oleh Thales Aleniaspace Prancis.

"Satelit Telkom-3 akan diluncurkan dengan peluncur Proton M-breeze pada akhir tahun ini," tutur Eddy. "Selain untuk keperluan komersial, Satelit ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas infrastruktur ICT serta memenuhi keperluan pemerintah dalam kaitan pertahanan dan keamanan (militer), maupun mendukung operasional perusahaan-perusahaan milik pemerintah," tuturnya.

Di Indonesia, saat ini lebih dari 160 transponder dimanfaatkan untuk GSM backhaul, jaringan data, dan penyiaran. Sementara itu, pasokan domestik yang dilakukan oleh Telkom kurang lebih 101 transponder.
Saat ini, keperluan penyiaran (broadcast), 3G, Internet, Triple Play dan Quardraple meningkat secara signifikan.

Sementara itu, Satelit Telkom-3 berkapasitas setara dengan 42 transponder (setara 49 transponder @36MHz), terdiri atas 24 transponder @36MHz Standart C-band, 8 transponder @54 MHz Ext. C-band dan 4 transponder @36 MHz + 6 transponder @54 MHz Ku-Band. Cakupan geografis Satelit Telkom 3 mencakup: Standart C-band (Indonesia dan ASEAN), Ext. C-band (Indonesia dan Malaysia) serta Ku-Band (Indonesia).

Eddy menambahkan, dari 42 transponder Satelit Telkom-3 sebanyak 40-45 persen atau sekitar 20 transponder akan dikomersialkan, sedangkan sisanya untuk menambah kapasitas seluruh layanan Telkom Group.

Meskipun Satelit Telkom-3 merupakan satelit pertama Indonesia yang dibeli dari Rusia, tetapi Eddy Kurnia yakin ISS akan mampu menyelesaikan pengadaan Satelit Telkom 3 sesuai jadwal.

Sebelumnya, Telkom telah mengoperasikan Satelit Telkom-2 pada 12 November 2005, yang diluncurkan oleh roket Ariane-5 milik perusahaan ArianeSpace di Kouroue, Guyana, Prancis.

PTDI Bakal Rancang Pesawat Canggih dan Murah

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bakal kembali meluncurkan satu jenis pesawat baru yang diklaim sebagai pesawat termurah dan tercanggih di kelasnya. Pesawat baru dengan nama N-219 ini sedang dalam tahap desain. Prototipenya akan dibuat dan mulai uji coba terbang pada 2014 mendatang.

Indonesia terakhir kali membuat pesawat N-250 pada era Menteri Riset dan Teknologi BJ Habibie. Namun, pesawat pertama yang diproduksi Indonesia adalah pesawat CN-235 yang kala itu diproduksi oleh IPTN.

"Gambarnya sudah ada dan masa pengembangannya dalam tiga tahun ke depan, saat ini kita sudah jalan pengembangan setengah tahun," kata Direktur Aerostructure PTDI, Andi Alisjahbana, di Bandung, Jawa Barat, Rabu, 16 Maret 2011.

Andi menjelaskan, pesawat baru ini memiliki kapasitas 19 penumpang dengan menggunakan dua mesin berkapasitas 850 shaft horse power (HP). Secara keseluruhan, N-219 akan mengandung konten lokal sebesar 70 persen dan 30 persen sisanya masih harus menggunakan komponen impor, terutama di bagian mesin dan aviasi.

"Mesin dan avianik masih impor. Mesin sepertinya kami akan impor dari Kanada. Sedangkan avionik dari Amerika dan Eropa," jelasnya.

PTDI mengklaim N-219 akan menjadi pesawat termurah dikelasnya. Pesawat ini nantinya akan bersaing dengan Twin Otter (Viking Air) dan Harbin Y-12 buatan China. Namun, Andi belum bersedia membeberkan harga dari pesawat N-219 per unitnya.

"Sebagai perbandingan harga Y-12 sekitar US$4,5 juta sedangkan Twin Otter lebih mahal," katanya.

Selain termurah di kelasnya, N-219 juga diklaim akan menjadi pesawat tercanggih karena menggabungkan teknologi CN-235, N-250 dan N-212. Pesawat N-219 rencananya dikerjakan oleh sekitar 200 engineer yang dimiliki oleh perusahaan.

Sayangnya, untuk pengembangan N-219, lagi-lagi PTDI terbentur masalah klasik berupa pendanaan. Menurut Andi, PTDI tidak mungkin menggunakan dana sendiri untuk mengembangkan N-219, sehingga membutuhkan dukungan dari pemerintah dan swasta untuk mengembangkan N-219. "Dana hingga saat ini belum ada, kami sedang mendekati sumber pendanaan," ujar Andi.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PTDI, Dita Ardonni Jafri, menambahkan, PTDI sanggup menyelesaikan dua buah prototype N-219 dalam waktu 2,5 tahun ke depan. Dengan syarat,  perusahaan memperoleh pendanaan yang dibutuhkan untuk membuat sebuah prototype N-219 senilai US$30 juta.

Dynamic Routing Dengan Packet Tracer




Pada Postingan sebelumnya kita sudah mengenal yang namanya Static Routing, Menggunakan cara static routing emang sangat merepetkan karena kita haru melakukan setting secara manual untuk mengenal jaringan routing yang harus di lalui, kalau hanya 3-4 routing, mungkin cara ini masuh bisa di lakukan. Tapi bagaimana dengan 10-100 routing? bisa hang otak mikirin Ip address, ama konfigurasinya. Karena tiap penambahan 1 jaringan, maka jaringan yang sudah ada harus di setting ulang lagi. Berbeda dengan Dynamic routing, karena menyetingan hanya di lakukan pada tempat yang mengalami penambahan.

Dynamic Routing dapat di lakukan dengan 3 cara yaitu:
1. Routing Information Protocol (RIP) ---> hanya memiliki 15 Hop/lompatan
3. EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) ---> memiliki 255 hop/lompatan
3. OSPF (Open Shortest Path First ---> tidak memiliki batasan hop, karena OSPF melakukan perhitungan HOP setelah mengetahui berapa HOP yang akan di lalui routing. *ribet jelasin*


Berhubung cara sangat panjang Silahkan download modulnya di sini.

Minggu, 24 Juli 2011

Pentax Q, Kamera Terkecil dan Paling Ringan di Dunia Interchangeable Lens camera



Pentax yang memperkenalkan Pentax Q nya, yang merupakan kamera terkecil dan teringan di dunia untuk kategori kamera dengan lensa yang dapat dipertukarkan yang bisa masuk saku dan bahkan bisa digenggam telapak tangan Anda. Kamera ini menggunakan sistem lensa PENTAX -Q mount baru untuk pertukaran nyaman dengan berbagai lensa khusus Q termasuk prime, zoom, fish eye dan banyak lagi.



Pentax Q dilengkapi dengan sensor gambar 12,4 Megapixel CMOS 1/2.3-inch backlit yang mampu menghasilkan 12 bit gambar RAW dan JPG. Dengan ukuran kecil, si Pentax Q tetap melengkapi dengan layar 3-inci LCD dengan resolusi HVGA, Customizable Quick Dial dan built-in flash pop-up. Kamera Pentax Q ini memiliki ISO 125-6400, sensor-shift untuk pengurangan goyang, mode pemotretan tradisional DSLR seperti Program, Aperture/Shutter Priority, Metered Manual exposure control, Bokeh Control Filter dan Smart Effects.


Pentax Q mampu merekam video Full HD 1080 di kecepatan 30fps dan menawarkan In-Camera HDR mode yang mampu mengambil 3 gambar dengan eksposur berbeda-beda,mencampur mereka untuk menampilkan detail dalam bahkan bayangan gelap dan pengambilan gambar di tempat sangat terang untuk kontras ekstrem. Kamera ini juga menyertakan mekanisme DRII (Dust Removal II) untuk membantu mengurangi bintik debu mengganggu dari foto yang diambil


Meskipun tampak seperti kamera mainan, Pentax Q mirrorless camera memiliki bodi dari bahan magnesium paduan ringan tahan gores, sehingga benar-benar tahan lama. Pentax Q juga mendukung SD / SDHC dan kartu memori SDXC dan menyediakan HDMI output. Pentax Q akan tersedia dalam model warna putih atau hitam dan dikirim dalam lensa Standard Prime (tersedia dalam perak) kit.


Pentax Q akan datang ke pasar AS pada musim gugur awal dengan harga sekitar $ 799,99. Bagi yang ingin menambahkan viewfinder/jendela bidik, Anda bisa mendapatkan Viewfinder O-VF1 eksternal dengan harga $ 249,95.

5 Kendaraan Tempur Super Amerika, Yang Nyaris Mustahil Ditandingi Negara Manapun

Negara Adidaya Amerika Serikat memiliki perekonomian yang memberikan hegemoninya yang luar biasa. Tak hanya itu, diplomasi politiknya pun tampak mencengkeram sudut dunia,

Sumberdaya manusia, peralatan, dan bahan pada level superior. Untuk stabilitas tentunya, Amerika berusaha menciptakan mesin perang mautnya dengan anggaran yang seolah tak terbatas.

Berikut ini 5 kendaraan tempur angkatan bersenjata Amerika yang termahal

1. Kapal Perang Kelas Iowa

Dalam kurun waktu tahun 1939 hingga 1942 setidaknya telah 4 unit kapal perang kelas Iowa. Kapal perang jenis ini dibutuhkan oleh pemerintah Amerika pada tahun 1939 sebagai senjata pemukul pamungkas untuk mengendalikan kekuatan armada laut di kawasan Samudera Pasifik saat berlangsungnya Perang Dunia II.

www.AstroDigi.com


Sejatinya pemerintah Amerika merencanakan membuat 6 kapal perang jenis ini, tapi karena mengingat besarnya biaya yang dibutuhkan pada waktu itu maka diputuskan hanya membuat 4 kapal saja. Kapal jenis Iowa memulai tugas untuk seluruh unit armadanya pada tanggal 22 Pebruari 1943 , dan kini kesemua unitnya telah memasuki masa pensiun pada bulan Maret 2006.

www.AstroDigi.com


Biaya pembuatan 1 kapal pada waktu itu (1943) adalah sekitar 1,8 Milyar USD (sekitar Rp 17 Trilyun). Biaya sebenarnya tentunya dirahasiakan, tetapi ini adalah kalkulasi dari beberapa pengamat ekonomi pada waktu itu yang telah memperhitungkan faktor inflasi dan depresiasi mata uang Dollar. Dengan dibuatnya 4 kapal senilai 1,8 Milyar USD, berarti biaya totalnya adalah 7,2 USD. (sekitar Rp 68 Trilyun ).

www.AstroDigi.com


Dengan uang sebanyak ini berapa bisa dibelanjakan?
Berlangganan majalah dewasa untuk setiap pria dewasa yang berada diseluruh US selama 4 tahun.




2. Expeditionary Fighting Vehicle

Masih ingat momen debat antara 2 kadidat presiden Amerika John Mc Cain dan Barrack Obama saat kampanye presiden membincangkan anggaran departemen pertahanan? Ingatkah anda ketika John Mc Cain bicara tentang program pembuatan kendaraan amphibi yang menyedot anggaran begitu besar yang dikutip dari pembayar pajak? Mengapa hal ini menjadi sangat menarik perhatian? Tidak lain karena besarnya biaya yang dianggarkan untuk membuat 1 mesin tempur ini.

www.AstroDigi.com


Proyek pembuatan kendaraan amphibi ini sejatinya sudah diawali sejak tahun 1970-an dan berlanjut hingga hari ini. Dengan body kendaraan dari almunium penuh, mampu mengarungi samudera dan superior saat bertarung di darat. Kendaraan ini dikendalikan 3 orang dan mampu membawa 17 personel. Total biaya yang sudah dikeluarkan hingga saat ini adalah 15,9 Milyar USD (sekitar Rp 140 Trilyun). Belum ada 1 pun amphibi ini yang telah jadi dan bertugas resmi di US Defence, hanya berupa prototip yang masih terus disempurnakan dan dikembangkan. Pihak US Defence masih belum puas dengan performa kendaraan ini karena hanya bisa beroperasi maksimal selama 4,5 jam.

www.AstroDigi.com


Dengan uang sebanyak ini, berapa bisa dibelanjakan?
Membeli mobil super mewah Ferrari F430 untuk tiap penduduk yang sudah layak punya SIM (setiap orang dapat satu Ferrari) di negara bagian Kepulauan Virginia US.

www.AstroDigi.com


www.AstroDigi.com


www.AstroDigi.com




3. Kapal Selam Nuklir Kelas Ohio

Kapal selam nuklir kelas Ohio ini merupkan penerus dari seri Kapal Selam Nuklir sebelumnya, seperti Kelas Trident. Kapal Selam ini diawaki oleh 155 crew. Pembuatan kapal selam ini sangatlah rahasia, apalagi reaktor nuklirnya, tidak ada satupun dokumen yang bisa terlacak. Tapi, yang jelas, semua perangkat penggerak kapal selam ini berikut sistem mekanis penunjang kehidupan di dalamnya (pemisah air menjadi udara, pemurni air laut) didesain untuk mampu beroperasi hingga 100 tahun usia kapal selam. Apa artinya? Misalkan kapal selam ini diisi penuh bahan makan, dan berlayar mengelilingi samudera, maka kapal selam ini baru berhenti bila bahan makanannya habis, bukan karena bahan bakarnya habis.

www.AstroDigi.com


Biaya pembuatan kapal selam ini adalah sekitar 2 Milyar USD (sekitar Rp 19 Trilyun) per unitnya. Saat ini Amerika memiliki 18 unit kapal selam nuklir kelas Ohio. Jadi, total senilai 18 Milyar USD (sekitar Rp 165 Trilyun)

www.AstroDigi.com


Dengan uang sebanyak ini, berapa bisa dibelanjakan?
Dalam taraf ini, bersiaplah anda untuk membayangkan sesuatu yang lebih. Bila biaya sebesar itu dianggarkan untuk benua Afrika, maka tiap orang termasuk bayi hingga tua renta akan mendapat Double Cheese Burger dan segelas Coca Cola tiap hari selama sebulan.

www.AstroDigi.com


www.AstroDigi.com


www.AstroDigi.com


www.AstroDigi.com




4. Kapal Induk Kelas Nimitz

Pemberian nama Kapal Induk Kelas Nimitz diberikan untuk mengenang pahlawan Amerika Marinir Penerbang Admiral Chester W. Nimitz. Semua kapal induk Amerika rata-rata dinamai pahlawan dari kalangan militer, dan Presiden US sperti USS John. Stennis, USS Carl Vinson, dan USS Ronald Reagan.

www.AstroDigi.com


Dengan diperkuat reaktor nuklir sebagai motor penggeraknya, Kapal Induk USS Nimitz pertama kali memperkuat armada Angkatan Laut Amerika pada 3 Mei 1975. Hingga saat ini terdapat 10 unit kapal induk kelas Nimitz yang beroperasi. Dengan panjang sekitar 400 meter, dan diawaki 5700 personel, daya jelajah kapal induk ini sama dengan kapal selam kelas Ohio, mampu berlayar mengelilingi samudera tanpa henti. Biaya pembuatan 1 kapal induk ini adalah sekitar 4,5 Milyar USD (sekitar Rp 40 Trilyun ), sehingga bila ditotal harga seluruh armada kapal ini adalah 45 Milyar USD (sekitar Rp 400 Trilyun).

www.AstroDigi.com


Dengan uang sebanyak ini, berapa bisa dibelanjakan?
Cukup untuk dibelikan 1 unit iPod Nano untuk seluruh di warga Amerika mulai bayi hingga tua renta.

www.AstroDigi.com


www.AstroDigi.com


www.AstroDigi.com




5. Pembom Siluman B-2

Bayangkan, seandainya rumah anda di sebelah markas Angkatan Bersenjata, dan saat itu pula negara anda sedang konfrontasi dengan Amerika. Saat anda duduk-duduk santai, tak terdengar suara sekaligus tak tampak di keheningan… Tiba-tiba saja di kejauhan sejarak kurang dari 1 mil sudah terlihat pesawat pembom B-2 Spirit yang sudah membuka lambungnya untuk menjatuhkan bom di tetangga anda.

www.AstroDigi.com


Itulah pembom siluman, yang menghantui dimanapun lokasi konflik dengan Amerika. Selama bertugas, tidak satupun dari armada pesawat ini ditembak jatuh musuh. Pesawat ini sudah diproduksi sebanyak 21 unit, dimana 1 unit telah jatuh bukan karena pertempuran di pangkalannya, Guam. Secara undang-undang, Amerika tidak akan menjual pesawat siluman (B-2 Spirit, F-22, F-117) ke negara manapun.

www.AstroDigi.com


Biaya pembuatan pesawat ini mulai dari ide, prototip hingga produksi 1 pesawat adalah 23 Milyar USD (sekitar Rp 205 Trilyun). Tetapi, harga 1 pesawat ini adalah 1,3 Milyar USD (sekitar Rp 10,5 Trilyun).
Bila 21 unit pesawat yang siap beroperasi ke seluruh penjuru dunia manapun dikali 1,3 Milyar USD plus biaya Riset senilai 23 USD, maka kesemuanya itu senilai 50,3 Milyar USD (sekitar Rp 490 Trilyun).

www.AstroDigi.com


Dengan uang sebanyak ini, berapa bisa dibelanjakan?
Membeli seluruh daratan Afghanistan untuk mengakhiri perang sekalian pulangnya mampir membeli negara Honduras, lalu ada kembalian sedikit untuk bersenang-senang sepuasnya di Giant Central American theme-park.

www.AstroDigi.com



 

REDOX_HOME'S Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo